Showing posts with label Lokanas. Show all posts
Showing posts with label Lokanas. Show all posts

13 July 2009

FORUM PEMUDA GKSBS SANGAT MEMUKAU


SALAM DINAMIS....

Forum Pemuda GKSBS menjadi perbincangan khusus pada penyelenggaraan Lokakarya Nasional Diakonia dan Kemiskinan di GKSBS. Acara ini dihadiri oleh 33 Sinode Gereja dan beberapa NGO di Indonesia, Belanda dan Timor Leste. Di tengah-tengah isu kemiskinan yang sedang digumulkan dalam acara ini, keberanian Forum Pemuda GKSBS yang meletakkan dirinya tidak berada pada struktur MPS GKSBS menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta lokakarya. "visi dan misi kami jelas, nilai-nilai yang kami kembangkan juga baik. Mengapa kami harus dicurigai dan tidak didukung hanya karena tidak berada pada struktur. Saya pikir sudah saatnya gereja memberikan kesempatan yang luas untuk pemudanya mengembangkan aprresiasi dan karakternya". demikian diungkapkan Elisabeth Agustina saat menjawab pertanyaan dari peserta.



Appresiasi juga dilontarkan oleh Pdt. Iskandar Saher dari P3H Salatiga. "Salut dan sukses buat FP-GKSBS. Anda bisa memberikan pelayanan yang berkesan. Rasa untuk melayani ini yang jarang saya temukan selama berkeliling ke Sinode Gereja-gereja di Indonesia". demikian kata Pak Is. "Posisi FP-GKSBS yang independent berada di luar struktur adalah posisi yang pas. Jika berada pada struktur, saya yakin FP akan hilang. Tidak bebas untuk berekspresi lagi". Lebih lanjut Pak Is menyampaikan hal ini ketika berbincang dengan personil FP.

Harun Boavida dari Timor Leste juga mengungkapkan hal senada. "Saya sudah berkeliling di 5 negara, dan baru di GKSBS inilah dapat melihat dan merasakan kekompakan yang ditunjukkan oleh Pemuda GKSBS". Harun Boavida adalah salah satu peserta yang menjadi sangat dekat dengan FP-GKSBS selama penyelenggaraan LOKNAS.

Moment ini sangat berarti bagi FP-GKSBS. Ketika rasa untuk melayani ini mampu untuk membangkitkan semangat untuk berbuat sesuatu kembali sesuai dengan semangat Pemuda GKSBS.

Bravo Pemuda GKSBS!

Baca Selengkapnya

13 March 2009

KONGGRES......KONGGRES.....!!!!

Beberapa hari yang lalu, saya kedatangan 3 pendekar dari tetangga sebelah. mereka datang berkuda besi, walau harus menempuh jarak sekitar 5 jam. Tidak mulus perjalanan mereka menuju "yerusalem" ini. Tapi toh akhirnya ketiga pendekar ini sampai juga, walaupun salah satu kuda besinya mengalami cedera "engkel kakinya". Sebenarnya mereka tidak datang bertiga, ada satu orang guide yang menyertai mereka. Apa yang terjadi dalam diskusi antara "kami" (saya dan pacarku dari KTO, hee.ee)



Mereka memberi pencerahan tentang pentingnya KONGGRES Forum Pemuda GKSBS. karena ini sesuatu yang sangat penting dan sepertinya "harus" terjadi.Wah.... seperti akan menghadapi perang "kerajaan" yang dhasyat, so harus disiapkan dengan serius.
  • Pertama, FORUM PEMUDA GKSBS harus EXSIS. itu yang terpenting. LOKANAS DIAKONIA adalah moment yang penting buat menyatakan diri ke taraf Nasional "kerajaan"bahwa FP GKSBS ada dan bisa melakukan sesuatu. Bukan hanya pada taraf "kotapraja" saja dan selalu diposisikan sebagai "budak belian"
  • Belum tentu dalam kurun waktu beberapa windu kedepan, kesempatan ini tetap menjadi "emas". bisa saja ini adalah kesempatan terakhir untuk "kudeta" membela "harga diri". Syukur-syukur kalo kita punya semangat GAJAH MADA yang ingin meyatakan diri ke kancah yang lebih tinggi dalam "dunia persilatan" ini.
  • Ada 33 "kerajaan" yang akan hadir di "yerusalem" ini. bukankah ini kesempatan "berlian" (bukan emas lagi) untuk mempengaruhi mereka????
kita ga butuh waktu banyak untuk "KONGGRES" ini. kata ketiga pendekar ksatria ini. mereka lebih lanjut memberi masukan sehari sebelum LOKANAS, prajurit, tumenggung dan hulubalang dikumpulkan dulu untuk membuat beberapa keputusan dan merancang aksinya. Untuk tempat, "gampang saja" kata mereka. bikin tenda di lapangan. Makan???? gampang juga..... membekali diri sendiri. enak to..????

So..... bagaimana tanggapan hulubalang yang lain atas pencerahan yang saya terima..???? Membayangkannya sebentar saja. kira-kira sepeminuman teh aja lah ya...... setelah itu, kasi komentar atas pencerahan ketiga pendekar dari tetangga sebelah..... trims. ga pake lama.

Baca Selengkapnya