01 September 2007

REFLEKSI : PATUNG YESUS DI EROPA


Di salah satu gereja di Eropa Utara, ada sebuah patung
Yesus Kristus yang
disalib, ukurannya tidak jauh berbeda dengan manusia
pada umumnya. Karena
segala permohonan pasti bisa dikabulkan-Nya, maka
orang berbondong-bondong
datang secara khusus kesana untuk berdoa, berlutut dan
menyembah,hampir
dapat dikatakan halaman gereja penuh sesak seperti
pasar.

Di dalam gereja itu ada seorang penjaga pintu, melihat
Yesus yang setiap
hari berada di atas kayu salib, harus menghadapi
begitu banyak permintaan
orang, ia pun merasa iba dan di dalam hati ia berharap
bisa ikut memikul
beban penderitaan Yesus Kristus. Pada suatu hari, sang
penjaga pintu pun
berdoa menyatakan harapannya itu kepada Yesus.


Di luar dugaan, ia mendengar sebuah suara yang
mengatakan, "Baiklah! Aku
akan turun menggantikan kamu sebagai penjaga pintu,
dan kamu yang naik di
atas salib itu, namun apapun yang kau dengar,
janganlah mengucapkan sepatah
kata pun." Si penjaga pintu merasa permintaan itu
sangat mudah.


Lalu, Yesus turun, dan penjaga itu naik ke atas,
menjulurkan sepasang
lengannya seperti Yesus yang dipaku diatas kayu salib.
Karena itu
orang-orang yang datang bersujud, tidak menaruh curiga
sedikit pun. Si
penjaga pintu itu berperan sesuai perjanjian
sebelumnya, yaitu diam saja
tidak boleh berbicara sambil mendengarkan isi hati
orang-orang yang datang.


Orang yang datang tiada habisnya, permintaan mereka
pun ada yang rasional
dan ada juga yang tidak rasional, banyak sekali
permintaan yang aneh-aneh.
Namun, demikian, si penjaga pintu itu tetap bertahan
untuk tidak bicara,
karena harus menepati janji sebelumnya.


Pada suatu hari datanglah seorang saudagar kaya,
setelah saudagar itu
selesai berdoa, ternyata kantung uangnya tertinggal.
Ia melihatnya dan
ingin sekali memanggil saudagar itu kembali, namun
terpaksa menahan diri
untuk tidak ber bicara. Selanjutnya datanglah seorang
miskin yang sudah 3
hari tidak makan, ia berdoa kepada Yesus agar dapat
menolongnya melewati
kesulitan hidup ini. Ketika hendak pulang ia menemukan
kantung uang yang
ditinggalkan oleh saudagar tadi, dan begitu dibuka,
ternyata isinya uang
dalam jumlah besar. Orang miskin itu pun kegirangan
bukan main, "Yesus
benar-benar baik, semua permintaanku dikabulkan!"
dengan amat bersyukur ia
lalu pergi.


Diatas kayu salib, "Yesus" ingin sekali
memberitahunya, bahwa itu bukan
miliknya. Namun karena sudah ada perjanjian, maka ia
tetap menahan diri
untuk tidak berbicara. Berikutnya, datanglah seorang
pemuda yang akan
berlayar ke tempat yang jauh. Ia datang memohon agar
Yesus memberkati
keselamatannya. Saat hendak meninggalkan gereja,
saudagar kaya itu
menerjang masuk dan langsung mencengkram kerah baju si
pemuda, dan memaksa
si pemuda itu mengembalikan uangnya. Si pemuda itu
tidak mengerti keadaan
yang sebenarnya, lalu keduanya saling bertengkar.


Di saat demikian, tiba-tiba dari atas kayu salib
"Yesus" akhirnya angkat
bicara. Setelah semua masalahnya jelas, saudagar kaya
itu pun kemudian
pergi mencari orang miskin itu, dan si pemuda yang
akan berlayar pun
bereggas pergi, karena khawatir akan ketinggalan
kapal.

Yesus yang asli kemudian muncul, menunjuk ke arah kayu
salib itu sambil
berkata, "TURUNLAH KAMU! Kamu tidak layak berada
disana." Penjaga itu
berkata, "Aku telah mengatakan yang sebenarnya, dan
menjernihkan persoalan
serta memberikan keadilan, apakah salahku?"


"Kamu itu tahu apa?", kata Yesus. "Saudagar kaya itu
sama sekali tidak
kekurangan uang, uang di dalam kantung bermaksud untuk
dihambur-hamburkannya. Namun bagi orang miskin, uang
itu dapat memecahkan
masalah dalam kehidupannya sekeluarga. Yang paling
kasihan adalah pemuda
itu. Jika saudagar itu terus bertengkar dengan si
pemuda sampai ia
ketinggalan ka pal, maka si pemuda itu mungkin tidak
akan kehilangan
nyawanya. Tapi sekarang kapal yang ditumpanginya
sedang tenggelam di tengah
laut."


Ini kedengarannya seperti sebuah anekdot yang
menggelikan, namun dibalik
itu terkandung sebuah rahasia kehidupan...


Kita seringkali menganggap apa yang kita lakukan
adalah yang paling baik,
namun kenyataannya kadang justru bertentangan. Itu
terjadi karena kita
tidak mengetahui hubungan sebab-akibat dalam kehidupan
ini.


Kita harus percaya bahwa semua yang kita alami saat
ini, baik itu
keberuntungan maupun kemalangan, semuanya merupakan
hasil pengaturan yang
terbaik dari Tuhan buat kita, dengan begitu kita baru
bisa bersyukur dalam
keberuntungan dan kemalangan dan tetap bersuka cita.


Sebab kita tahu sekarang bahwa Allah turut bekerja
dalam segala sesuatu
untuk mendatangkan kebaikan buat kita.
(Roma 8:28)


Tetap Semangat
Gbu

Baca Selengkapnya

16 August 2007
















Teman-teman, beberapa hari yang lalu aku dapat email dari Pdt. Sugianto. beliau sering mengirimkan email ke saya, yang isinya bersifat reflektip. Beberapa diantaranya sudah aku POSTINGkan di webblog ini tapi diantara yang lain tiak bisa karena termasuk "undownloadable"ini bagus buat refleksi. Simak yang kali ini.........

salam buat kalian semua di Jambi, Bengkulu, Palembang, Buay Madang, Blitang dan Lampung...

Baca Selengkapnya

09 August 2007

Apa Refleksi Anda?









Kami akan sangat senang jika kita bisa bertukar pikiran dan saling merefleksikan gambar-gambar di atas.... tuliskan dalam komentar, jangan lupa menuliskan nama. Terimakasih.

Baca Selengkapnya

24 July 2007

Tuhan Besertamu

JiKa KaMu MeRaSa LeLaH DaN TaK BeRdaYa
DaN uSaHa YanG SePeRtinYa Sia-Sia..

Tuhan tahu betapa keras engkau sudah
berusaha.


Ketika kau sudah menangis sekian lama
dan hatimu masih terasa pedih..

Tuhan sudah menghitung airmatamu.


Jika kau pikir bahwa hidupmu sedang
menunggu sesuatu dan waktu serasa
berlalu begitu saja..

Tuhan sedang menunggu bersama denganmu.


Ketika kau merasa sendirian dan teman-
temanmu terlalu sibuk untuk menelepon.

Tuhan selalu berada disampingmu.


Ketika kau pikir bahwa kau sudah
mencoba segalanya dan tidak tahu

hendak berbuat apa lagi..
Tuhan punya jawabannya.


Ketika segala sesuatu menjadi tidak
masuk akal dan kau merasa tertekan..

Tuhan dapat menenangkanmu.


Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak-
jejak harapan..

Tuhan sedang berbisik kepadamu.


Ketika segala sesuatu berjalan lancar
dan kau merasa ingin mengucap syukur..

Tuhan telah memberkatimu.


Ketika sesuatu yang indah terjadi dan
kau dipenuhi ketakjuban..

Tuhan telah tersenyum padamu.


Ketika kau memiliki tujuan untuk
dipenuhi dan mimpi untuk digenapi..

Tuhan sudah membuka matamu dan
memanggilmu dengan namamu.


Ingat bahwa dimanapun kau atau
kemanapun kau menghadap... TUHAN TAHU


*Jc LoVe YoU*

Baca Selengkapnya

Seekor Belalang

Seekor belalang lama terkurung dalam satu kotak. Suatu hari ia berhasil keluar dari kotak yang mengurungnya, dengan gembira dia melompat-lompat menikmati kebebasannya.

Di perjalanan dia bertemu dengan belalang lain, namun dia heran mengapa belalang itu bisa lompat lebih tinggi dan lebih jauh darinya.

Dengan penasaran dia bertanya, "Mengapa kau bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh dariku, padahal kita tidak jauh berbeda dari usia maupun ukuran tubuh?" Belalang itu menjawabnya dengan pertanyaan, "Dimanakah kau tinggal selama ini? Semua belalang yang hidup di alam bebas pasti bisa melakukan seperti yang aku lakukan."

Saat itu si belalang baru tersadar bahwa selama ini kotak itulah yang telah membuat lompatannya tidak sejauh dan setinggi belalang lain yang hidup di alam bebas.

Sering kita sebagai manusia, tanpa sadar, pernah juga mengalami hal yang sama dengan belalang tersebut. Lingkungan yang buruk, hinaan, traumamasa lalu, kegagalan beruntun, perkataan teman, tradisi, dan semua itu membuat kita terpenjara dalam kotak semu yang mementahkan potensi kita. Sering kita mempercayai mentah-mentah apa yang mereka voniskan kepada kita tanpa berpikir dalam bahwa apakah hal itu benar adanya atau benarkah kita selemah itu? Lebih parah lagi, kita acap kali lebih memilih mempercayai mereka daripada mempercayai diri sendiri.

Tahukah Anda bahwa gajah yang sangat kuat bisa diikat hanya dgn tali yang terikat pada pancang kecil? Gajah sudah akan merasa dirinya tidak bisa bebas jika ada "sesuatu" yang mengikat kakinya, padahal "sesuatu" itu bisa jadi hanya seutas tali kecil...

Sebagai manusia kita mampu untuk berjuang, tidak menyerah begitu saja kepada apa yang kita alami. Karena itu, teruslah berusaha mencapai segala aspirasi positif yang ingin Anda capai. Sakit memang, lelah memang, tapi jika Anda sudah sampai di puncak, semua pengorbanan itu pasti akan terbayar. Pada dasarnya, kehidupan Anda akan lebih baik kalau Anda hidup dengan cara hidup pilihan Anda sendiri, bukan dengan cara yang dipilihkan orang lain untuk Anda.

KARENANYA..GROW YOUR VALUE

Baca Selengkapnya

28 June 2007

ADA YANG BEDA DENGAN PPR KALI INI



Pesta Pujian Rohani (PPR) Sekolah Minggu akan diadakan kembali. Kegiatan yang tetap menggabungkan dua Klasis (klasis Metro dan klasis Pugungraharjo) ini memilih tempat di GKSBS Purwodadi. Konsep yang diambil adalah tidak menekankan pada sikap "kompetitif" lagi melainkan kebersamaan dan keceriaan. makanya, acara ini juga dikemas dengan "OUTBOND" dan "MELUKIS DENGAN JARI"

TUJUAN KEGIATAN


Bagi Anak Sekolah Minggu

  • meningkatkan iman
  • saling mengenal dan mempererat persaudaraan dalam kasih
  • meningkatkan kreatifitas
  • menumbuhkan rasa percaya diri
  • melath tanggungjawab dan kedisiplinan
  • melatih jiwa kepemimpinan
Bagi Guru Sekolah Minggu
  • ajang study banding untuk pelayanan anak
  • tempat sharing pengalaman, metode mengajar dan melayani anak
  • membangkitkan semangat dalam melayani anak
  • jika Tuhan berkenan, akan mempertemukan pendamping hidup bagi pendamping anak yang masih single
Waktu Pelaksanaan
3 - 5 Juli 2007, bertempat di GKSBS Purwodadi 19A.

BENTUK KEGIATAN
  1. Edukasi (pendidikan)
  2. Kebersamaan
  3. Hiburan (rekreatsi)
  4. Perlombaan yang bersifat pembelajaran, kebersamaan, rekreatif dan aspiratif. BUKAN KOMPETISI..!!!
Tiap peserta membayar Rp. 35.000,-
Tiap jemaat memberikan kontribusi Rp. 250.000,-
Klasis Metro dan Pugungraharjo berkontribusi Rp. 1.000.000,- / klasis

KEGIATAN INTI
  • OUTBOND
  • Apresiasi dan pengembangan talenta
  • Loba Vocal Group
  • Lomba CCA dengan model "kuis SIAPA BERANI"
  • Lomba melukis dengan jari.

Kontak person :
  • Pdt. Heri Subiantoro 081369045816
  • Pnt. Joko Lelono 081977286497
  • email ke alamat fpgksbs@telkom.net ; sinode_gksbs@yahoo.co.id


Baca Selengkapnya

23 June 2007

ZIARAH LAGI YUUUKKKK.....!!!



Salah satu perhentian dalam "ZIARAH IMAN DI BUMI" pada tahun 2007 akan berada di Yogyakarta pada tanggal 23 - 25 Nopember. Bruder Alois, prior komunitas Taize akan hadir dan memberikan renungan. beberapa inisiatip (doa, pertemuan, mengunjungi tempat harapan) sudah mengawali langkah persiapan pertemuan.

Tempat Kegiatan Kompleks Universitas Sanata Dharma, Mrican, Yogyakarta.
Peserta Ziarah diutamakan bagi kaum muda berusia 17-35 tahun. Namun terbuka juga bagi kaum dewasa dan keluarga. Para pendamping yang ingin datang dengan muda- mudi 17 tahun kebawah harus menghubungi tim persiapan.

Akomodasi di keluarga-keluarga, jemaat, paguyuban dan komunitas di Yogyakarta dan sekitarnya. kaum dewasa dan keluarga yang memerlukan akomodasi khusus harus menghubungi tim persiapan.

Biaya Partisipasi swadaya, biaya partisipasi untuk pengadaan makanan, penggandaan kertas dan pengeluaran praktis lainnya.

  • Untuk peziarah dari D.I Yogyakarta : pelajar/mahasiswa Rp. 30.000 hingga Rp. 75.000. karyawan dan karyawati/kaum dewasa Rp. 50.000 hingga Rp. 100.000
  • Untuk peziarah dari DKI Jakarta : Pelajar/mahasiswa Rp. 50.000 hingga Rp.100.000. Karyawan/karyawati/dewasa Rp. 70.000 hingga 150.000.
  • Untuk peziarah selain dari D.I.Y dan DKI silahkan menyesuaikan nominal di antara keduanya di atas.
Makanan sederhana, nasi bungkus

Informasi lengkap klik di sini

Baca Selengkapnya

09 June 2007

MEMAAFKAN

Ini sebuah kisah tentang 2 orang sahabat karib yang sedang berjalan melintasi gurun pasir. Di tengah perjalanan, mereka bertengkar dan salah seorang menampar temannya.
Orang yang kena tampar merasa sakit hati, tapi dengan tanpa berkata-kata, dia menulis di atas pasir: "Hari ini, sahabat terbaikku menampar pipiku.”

Mereka terus berjalan, sampai menemukan sebuah oasis, mereka memutuskan untuk mandi. Orang yang pipinya kena tampar dan terluka hatinya, mencoba berenang namun nyaris tenggelam, namun dia berhasil diselamatkan oleh sahabatnya. Ketika dia siuman dan rasa takutnya sudah hilang, dia menulis di sebuah batu: "Hari ini, sahabat terbaikku menyelamatkan nyawaku.”

Orang yang menolong dan menampar sahabatnya, bertanya "Kenapa setelah saya melukai hatimu, kau menulisnya di atas pasir dan sekarang menuliskan ini di batu?" Sambil tersenyum temannya menjawab, "Ketika seorang sahabat melukai kita, kita harus menulisnya di atas pasir agar angin maaf datang berhembus dan menghapus tulisan itu. Dan bila sesuatu yang luar biasa baik terjadi, kita harus memahatnya di atas batu hati kita, agar takkan pernah bisa hilang tertiup angin."

Dalam hidup ini ada kalanya kita dan orang terdekat kita berada dalam situasi yang sulit, yang kadang menyebabkan kita mengatakan atau melakukan hal-hal yang menyakiti satu sama lain. Juga terjadinya beda pendapat dan konflik karena sudut pandang yang berbeda. Oleh karena itu, sebelum kita menyesal di kemudian hari, cobalah untuk saling memaafkan dan melupakan masa lalu.

Belajarlah menulis di atas pasir...

Baca Selengkapnya

08 June 2007

JAM DI SORGA

Ada serombongan manusia yang sedang menunggu
masuk di pintu sorga. Mereka dipanggil masuk satu persatu oleh pejabat malaikat yang bertugas di sana. Di dinding belakang tergantung puluhan jam dinding sebagaimana layaknya yang terlihat di bandara udara saja.
Tetapi ada perbedaannya dengan jam yang ada di dunia ini. Kalau jam di dunia menunjukkan posisi waktu yang berbeda-beda untuk berbagai kota tujuan, jam dinding di sorga juga berbeda kecepatan putarannya.

Salah seorang yang agak bingung bertanya kepada malaikat di sana mengapa hal itu terjadi. Oh itu, jam yang tergantung di sana menunjukkan tingkat kejujuran pejabat pemerintah yang ada di dunia sewaktu Anda hidup.
Sang malaikat menjelaskan, Semakin jujur pemerintahan negara Anda, jam negara Anda disini semakin lambat. Sebaliknya semakin korup pejabat pemerintah negara Anda, semakin cepat pula jalannya. Coba lihat, kata seorang yang sedang antri kepada yang lainnya, jam Philipina berputar kencang. Berarti memang benar Marcos banyak korupsi tuh.

Itu lagi, itu lagi, seru yang lainnya, Jam Kongo, negaranya Mobutu Seseseko berputar tidak kalah cepat dari jam Philipina. Mereka semua terlihat menikmati pengetahuan baru itu. Tapi mereka mencari-cari, dimana gerangan jam Indonesia. Salah seorang dari mereka memberanikan diri menanyakan kepada malaikat tadi.

Oh, jam Indonesia ..... Kami taruh dibelakang dapur. Sangat cocok dijadikan kipas angin, jawab sang malaikat

Baca Selengkapnya

TUHAN dan TUKANG CUKUR

Seorang konsumen datang ke tempat tukang cukur untuk memotong rambut dan merapikan brewoknya.
Si tukang cukur mulai memotong rambut konsumennya dan mulailah mereka terlibat pembicaraan yang mulai menghangat. Mereka membicarakan banyak hal dan berbagai variasi topik pembicaraan, dan sesaat topik pembicaraan beralih tentang Tuhan.

Si tukang cukur bilang,”Saya tidak percaya Tuhan itu ada”. “Kenapa kamu berkata begitu ???” timpal si konsumen.

“Begini, coba Anda perhatikan di depan sana, di jalanan….untuk menyadari bahwa Tuhan itu tidak ada.

Katakan kepadaku, jika Tuhan itu ada, Adakah yang sakit??, Adakah anak terlantar?? Jika Tuhan ada, tidak akan ada sakit ataupun kesusahan. Saya tidak dapat membayangkan Tuhan Yang Maha Penyayang akan membiarkan ini semua terjadi.”

Si konsumen diam untuk berpikir sejenak, tapi tidak merespon karena dia tidak ingin memulai adu pendapat. Si tukang cukur menyelesaikan pekerjaannya dan si konsumen pergi meninggalkan tempat si tukang cukur. Beberapa saat setelah dia meninggalkan ruangan itu dia melihat ada orang di jalan dengan rambut yang panjang, berombak kasar,kotor dan brewok yang tidak dicukur. Orang itu terlihat kotor dan tidak terawat.

Si konsumen balik ke tempat tukang cukur dan berkata,” Kamu tahu, sebenarnya TIDAK ADA TUKANG CUKUR.”

Si tukang cukur tidak terima,” Kenapa anda bisa bilang begitu??”.”Saya disini dan saya tukang cukur. Dan barusan saya mencukurmu!”

“Tidak!” elak si konsumen. “Tukang cukur itu tidak ada, sebab jika ada, tidak akan ada orang dengan rambut panjang yang kotor dan brewokan seperti orang yang di luar sana”, si konsumen menambahkan.

“Ah tidak, tapi tukang cukur tetap ada!”, sanggah si tukang cukur. ” Apa yang kamu lihat itu adalah salah mereka sendiri, kenapa mereka tidak datang sendiri kepadaku.

“Cocok!”-kata si konsumen menyetujui.”Itulah point utama-nya!. Sama dengan Tuhan, TUHAN ITU JUGA ADA !, Tapi apa yang terjadi…orang-orang TIDAK MAU DATANG kepada-NYA, dan TIDAK MAU MENCARI-NYA. Oleh karena itu banyak yang sakit dan tertimpa kesusahan di dunia ini.”

Si tukang cukur terbengong !!!!

Baca Selengkapnya